Sabtu, 31 Oktober 2026

Google Uji Verifikasi Profil Bisnis Pakai Foto? Ini yang Perlu Anda Siapkan | Info Terbaru YouTube & Google




Ringkasan singkat:

Google Business Profile (profil bisnis Google) tampaknya sedang menguji opsi verifikasi baru bernama "Submit a business photo". Google belum mengumumkannya secara resmi dan belum mendokumentasikannya di halaman bantuan. Opsi ini belum tentu muncul di profil Anda, tetapi Anda bisa mempersiapkan diri dari sekarang dengan langkah-langkah di panduan ini.


Status opsi ini saat ini?


Opsi "Submit a business photo" muncul di layar "Select a way to get verified", sejajar dengan verifikasi lewat telepon atau SMS dan email. 



Selama ini foto hanya menjadi bukti pendukung. Kali ini foto tampil sebagai jalur verifikasi tersendiri.


Temuan ini pertama kali dibagikan oleh Ben Fisher, pakar yang aktif membantu pemilik bisnis di komunitas Google, lewat LinkedIn pada awal September 2026. 


Banyak pengguna lalu memberitakannya pada 4 September 2026 dan mencatat bahwa Google belum memperbarui dokumentasinya. 


Karena itu, anggap ini sebagai uji coba, bukan fitur yang sudah diluncurkan.


Metode yang sudah resmi tercantum di halaman bantuan Google saat ini adalah video, telepon atau SMS, email, kartu pos, dan panggilan video langsung dengan agen dukungan (untuk kasus tertentu).



Apa yang diminta dari foto?


Beberapa situs industri melaporkan bahwa foto yang diminta menampilkan nama bisnis pada papan permanen, dengan seluruh tampak depan bangunan terlihat dalam satu bingkai. 


Ini laporan dari pengamat, bukan ketentuan resmi Google, jadi gunakan sebagai panduan sementara dan ikuti instruksi yang tampil di layar jika opsinya muncul.



Langkah persiapan sebelum opsi ini muncul


Opsi ini tidak bisa dipicu sendiri. Namun, langkah di bawah ini membantu apa pun metode verifikasi yang nantinya Anda dapatkan.


  1. Rapikan titik pin lokasi di peta. Buka profil Anda di Google Maps, lalu pastikan pin berada tepat di bangunan usaha, bukan bergeser ke jalan atau bangunan lain.
  2. Samakan nama di papan dengan nama di profil. Tulisan pada papan nama fisik sebaiknya sama persis dengan nama bisnis yang terdaftar di dasbor profil Anda. Bandingkan ejaan, spasi, dan singkatannya.
  3. Periksa kondisi papan nama. Karena yang dilaporkan adalah papan permanen, pastikan papan Anda terpasang tetap, terbaca jelas, dan tidak tertutup. Jika saat ini hanya memakai spanduk atau penanda sementara, pertimbangkan papan yang lebih tetap.
  4. Cek alamat dan kategori bisnis. Pastikan alamat di profil sesuai dengan lokasi sebenarnya dan kategori bisnis sudah tepat.
  5. Siapkan cara cadangan. Pastikan nomor telepon dan email di profil aktif, supaya Anda tetap bisa memakai metode verifikasi yang sudah resmi.


Saran saat mengambil foto jika opsinya muncul


Saran berikut adalah praktik baik yang masuk akal, bukan aturan resmi Google. Selalu utamakan petunjuk yang tampil di layar.


  • Ambil foto langsung dengan kamera ponsel di lokasi usaha.
  • Gunakan foto asli tanpa filter dan tanpa pengeditan warna.
  • Tampilkan papan nama dan seluruh tampak depan bangunan dalam satu bingkai, dengan pencahayaan yang cukup agar tulisan terbaca.
  • Ambil foto dari jarak yang cukup, jangan terlalu dekat, supaya konteks bangunan terlihat.


Apa yang perlu diingat


Cara kerja di balik layar belum dijelaskan Google. Ben Fisher mempertanyakan apakah foto dinilai langsung oleh petugas, atau dicek bersama data lain seperti lokasi, Street View, dan informasi bisnis yang sudah ada. Keduanya masih dugaan. 


Karena itu, fokuskan energi pada hal yang bisa Anda kendalikan: data profil yang rapi dan konsisten.



"Submit a business photo" tampaknya masih uji coba terbatas. Jangan menunggu pasif: rapikan pin lokasi, samakan nama di papan dengan nama di profil, dan pastikan kontak Anda aktif. 


Dengan begitu, Anda siap menghadapi metode verifikasi apa pun yang ditawarkan Google.


𝑺𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 postingan 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒆𝒓𝒎𝒂𝒏𝒇𝒂𝒂𝒕,
klik Berlangganan jika dirasa bermanfaat

Terima 🙏 Kasih

Adbox