Ketika HP-mu dicuri, lalu dalam hitungan detik pencurinya sudah mengaktifkan Mode Pesawat sehingga lokasinya tidak bisa dilacak?
Celah seperti ini sudah lama dikeluhkan dari sisi keamanan, dan Google kini menghadirkan opsi resmi untuk menutupnya lewat pembaruan Android 17 QPR3 Beta 2.
Apa yang Baru?
Fitur ini bernama Lock Quick Settings connectivity. Setelah diaktifkan, perangkat akan meminta autentikasi (PIN, pola, atau biometrik) sebelum tile Wi-Fi, Bluetooth, Mode Pesawat, atau Data Seluler dapat diubah saat layar terkunci.
Teks bawaan di pengaturannya berbunyi: "Require unlock to change Wi-Fi, Bluetooth, Airplane mode, or mobile data tiles".
Masalah Lama yang Ingin Diatasi?
Pada Android standar sebelum fitur ini, siapa pun yang memegang HP yang masih terkunci tetap bisa menggeser layar ke bawah untuk membuka panel Quick Settings, lalu mengaktifkan Mode Pesawat atau mematikan Wi-Fi dan Data Seluler tanpa perlu tahu PIN.
Akibatnya, koneksi HP bisa terputus dan Find My Device sulit melacak lokasinya.
Dengan autentikasi di tile konektivitas, pencuri tidak bisa lagi memutus koneksi dengan mudah.
Ini memberi waktu tambahan bagi pemilik untuk melacak lokasi, mengunci, atau menghapus data dari jarak jauh.
Bukan Hal Baru di Semua Merek?
Perlu dicatat, sebagian produsen sudah lebih dulu menyediakan perlindungan serupa di antarmuka buatan mereka.
Samsung, misalnya, punya opsi Lock network and security di One UI. Perilaku dan nama menu di tiap merek bisa berbeda, jadi cek langsung di HP masing-masing.
Yang menarik dari langkah Google adalah fitur ini hadir langsung di Android bawaan, sehingga perlindungan semacam ini berpotensi menjadi lebih seragam ke depannya.
Ketersediaan?
Fitur ini muncul di rilis beta untuk perangkat Google Pixel melalui Android Beta Program, dengan build DP11.261002.005 yang dirilis Oktober 2026.
Karena masih berstatus beta, nama menu atau perilakunya bisa berubah sebelum rilis stabil. Ketersediaan di merek lain bergantung pada keputusan masing-masing produsen dan dukungan versi Android pada perangkatnya.
Catatan rilis resminya bisa dibaca di halaman Release notes Android Developers untuk Android 17 QPR3 (developer.android.com/about/versions/17/qpr3/release-notes), dan program betanya di google.com/android/beta.
Cara Mengecek di HP Kamu?
1. Buka Pengaturan (Settings).
2. Masuk ke Settings (Pengaturan) > Security & privacy (Keamanan & privasi) > Device unlock (Buka kunci perangkat) > Lock screen (Layar kunci). Pada beberapa versi rilis, menu ini mungkin berada di Settings (Pengaturan) > Display & touch (Tampilan & sentuhan) > Lock screen (Layar kunci).
Terjemahan menu bisa sedikit berbeda tergantung versi sistem dan bahasa yang kamu pakai.
3. Cari opsi "Require unlock to change Wi-Fi, Bluetooth, Airplane mode, or mobile data tiles" (atau terjemahan serupa), lalu aktifkan toggle tersebut.
4. Di HP non-Pixel, nama dan lokasi menunya bisa berbeda. Cara paling cepat: buka Pengaturan (Settings), ketuk ikon kaca pembesar, lalu cari kata kunci "Lock screen" (Layar kunci) atau "Network security" (Keamanan jaringan).
Catatan:
Meskipun fitur ini mencegah pencuri memutus koneksi lewat layar, pencuri tetap bisa mematikan daya HP secara paksa.
Karena itu, pastikan juga jaringan Find My Device pada HP-mu aktif, karena pada perangkat yang mendukung, HP masih bisa dilacak meski dalam kondisi mati.
Fitur kecil seperti ini sering luput, padahal dampaknya besar saat HP hilang atau dicuri.
Selain mengaktifkannya, pastikan Find My Device sudah menyala dan gunakan perlindungan layar yang kuat (PIN, pola, atau biometrik).
Kamu juga bisa mempertimbangkan eSIM, karena SIM fisik bisa dicabut dari slotnya sehingga koneksi seluler terputus tanpa perlu membuka kunci HP, sedangkan eSIM tidak bisa dicabut secara fisik.
Perlu diingat, eSIM hanya salah satu lapisan tambahan dan tidak menggantikan pengaturan keamanan lainnya. Ketersediaan eSIM juga bergantung pada perangkat dan operator masing-masing.







